“Kasus Satina Jangan Dipolitisasi” - Kolumnis

Mobile Menu

Powered by Blogger.

MARITIM

More News

logoblog

“Kasus Satina Jangan Dipolitisasi”

Wednesday, March 26, 2014


Jakarta - Kasus hukum yang menimpa Satinah adalah masalah martabat bangsa, pemerintah harus berada di garda terdepan untuk menyelesaikannya. Akan sangat tidak etis jika kasus Satinah berkaitan dengan hidup-mati, malah dipolitisasi.
Bendahara Umum DPP IMM Mora Harahap Mora mengatakan bahwa kasus yang berkaitan dengan hidup mati Satinah Binti Djumadi sudah dipolitisasi untuk menaikkan citra partai tertentu.
"Saya melihat kasus yang menimpa Satinah sudah dipolitisasi partai tertentu, bahkan ada Capres yang cari muka memanfaatkan kasus ini untuk menaikkan citranya, apalagi menjelang pemilu mendatang" ujar Mora di Jakarta, Rabu (26/3/2014).
Pemerintah harus mengambil langkah yang cepat untuk menyelematkan Satinah dari Jerat hukuman mati yang dijadwalkan 3 April mendatang.
"Pemerintah harus segera menempuh jalur diplomasi dengan mengirimkan surat atau menelepon Raja Arab untuk menunda hukuman tersebut. Mengingat ini bukan pertama kali menimpa para TKI kita, saya menilai dari dulu lembaga yang mengurus TKI memang tidak serius menjalankan tugasnya", ungkap Mora.
Gerakan Save Satina dengan cara melakukan penggalangan dana 21 miliar untuk membebaskan Satina, adalah bagian dari langkah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan Satina dari eksekusi mati. Namun menurut Mora, hasilnya akan lebih signifikan jika pemerintah berada di depan.
"Saya menilai itu gerakan nyata yang bisa dilakukan masyarakat, tetapi jika pemerintah berada di depan pasti hasilnya akan lebih signifikan", tutup Mora.
Diketahui, Satinah didakwa telah membuhuh majikannya Nura Al Gharib dan mencuri uang 37.970 Saudi Riyal (SR)  pada tahun 2007 di wilayah Gaseem, Arab Saudi.  Melalui putusan kasasi, Satinah divonis mati pada Agustus 2011. Pelaksanaan eksekusi ditunda tiga kali. Ahli waris korban bersedia memaafkan Satinah asalkan membayar diyat sebesar SR10 juta atau sebesar Rp21 miliar.

Sumber Foto : www.tempo.co