"Politisi Burung Bajingan" - Kolumnis

Mobile Menu

Powered by Blogger.

MARITIM

More News

logoblog

"Politisi Burung Bajingan"

Thursday, March 20, 2014



Ado kasiang kita pe burung kiapa ngana so jadi bagini. Kita pe burung yang kita sayang. ternyata bukan burung yang setia. Ngana satu-satunya  burung yang kita sayang, Ternyata ngana burung bajingan....
Itu sebagian lirik dari burung bajingan. Lagu dari Manado yang menggelitik dan multitafsir. maknanya dapat disimpulkan berbeda oleh para pendengar. Namun semua sepakat jika Burung bajingan di kawinkan dengan politisi,  Jadilah dia Politisi Burung Bajingan. Artinya Politisi Bajingan.
Bagaimana dengan para politisi (Wakil Rakyat) Incumbent? Yang Dulunya disayangi rakyat, berjanji setia memperjuangkan kepentingan rakyat, dipilih dengan dorongan ideologis, (sebagian besar komitmennya dikuatkan dengan money politic). Akhirnya meninggalkan rakyat. Bertemu dengan rakyat hanya disaat kampanye dan sosialisasi face to face menjelang Pemilu 2009. Setelah terpilih, Reses pun hanya dimanfaatkan untuk liburan dan bersenang-senang. Bukannya menampung aspirasi rakyat di DAPIL nya. Tidak ada bedanya dengan burung bajingan bukan?  Alias Politisi burung bajingan. (Tidak semua, namun sebagian besar)
Sekarang Politisi Burung Bajingan ini, kembali menghiasi pangung politik 2014. Menawarkan janji yang “Sama” dengan Pemilu 2009. Hanya rakyat yang khilaf yang mau memilihnya.
Bagaimana dengan “Politisi Newby” atau pendatang baru? yang Track Recordnya bersih (atau belum kelihatan di permukaan), Gestur menjanjikan, dan berjanji membawa perubahan?
Politisi Newby, bisa menjadi alternatif pilihan masyarakat. Namun jika Strategi Politik yang dilakukan tidak jauh beda dengan “Politisi Burung Bajingan”, maka bersiap-siaplah kita tertipu oleh Calon “Politisi (Burung) Bajingan”.

Redaksi iPublika


Sumber Foto :  www.youtube.com