Dampak Kecil, Peringatan Tsunami Berakhir - Kolumnis

Mobile Menu

Powered by Blogger.

MARITIM

More News

logoblog

Dampak Kecil, Peringatan Tsunami Berakhir

Thursday, April 3, 2014
Jakarta- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini tsunami yang diperkirakan menuju Indonesia akibat gempa bumi di Cile dinyatakan berakhir. Sebab dampak penjalaran tsunami dari Chile terbilang kecil.
“Analisa data monitoring alat observasi tinggi muka laut dan menyatakan bahwa peringatan dini Tsunami dinyatakan telah berakhir untuk seluruh wilayah Indonesia,” tulis laman resmi BMKG.
Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan hasil pengamatan yang dilakukan Shubuh tadi pagi (3/4/2014), dari Pulau Solomon dan Vanuatu yang merupakan pulau terdekat dengan Cile hanya mengalami perubahan ketinggian air laut mencapai 0-0,50 meter.
Kondisi ini tidak berdampak signifikan pada tinggi gelombang pantai beberapa kota rawan yang disampaikan sebelumnya. Ada 115 lokasi di kabupaten/kota dari 19 provinsi yang dirilis Indonesia Tsunami Early Warning Center (InaTEWS) di BMKG kemarin diperkirakan dicapai tsunami. Sehingga masyarakat tidak perlu diungsikan.
“Jadi, Indonesia masih cukup aman,” ujar Kepala BMKG di Jakarta.
Gempa bumi berkekuatan 8,2 skala richter yang terjadi di Cile telah menimbulkan tsunami setinggi 1,92 meter di wilayah pesisir Chili, Peru, Ekuador, Kolombia, Panama, Kosta Rika dan Nikaragua.
Selain itu, gempa juga mengakibatkan tanah longsor yang memblokir jalan raya dan terputusnya aliran listrik secara meluas di negara tersebut. Sedikitnya enam orang tewas dan mendorong pengungsian dari daerah sepanjang pantai Pasifik.
Foto: bmkg.go.id