Selain Puasa Tahan Lapar, IMM Gowa Serukan Puasa 'Black Campaign' - Kolumnis

Mobile Menu

Powered by Blogger.

MARITIM

More News

logoblog

Selain Puasa Tahan Lapar, IMM Gowa Serukan Puasa 'Black Campaign'

Wednesday, June 25, 2014
Gowa- Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Rifqi Ismulail menyerukan agar segenap rakyat Indonesia untuk puasa kampanye negatif di bulan Ramadhan. Agar kekhusukan ibadah puasa di bulan mulia bagi umat Islam tidak terganggu.

Seruan itu dilakukan lantaran belakangan ini black campaign tengah gencar dilakukan oleh masing-masing kubu Capres-Cawapres untuk saling menjatuhkan. Padahal momentum Pilpres sampai tanggal 9 Juli mendatang memasuki bulan puasa. Seperti diketahui awal bulan Ramadhan 1435 H akan jatuh pada tanggal 28 Mei 2014 mendatang.

"Kami meminta tim pemenangan dan relawan diantara kedua calon untuk mengurangi tensi serangan black campaign, kalau perlu dihilangkan itu lebih baik," ujar Ismulail.

Sementara itu, Ketua IMM Gowa bidang pendidikan dan kesehatan Muhammad Rifqi menambahkan, untuk menjamin jeda kampanye hitam terhenti, Ia mendesak agar pihak penyelenggara dan pengawas pemilu untuk ikut aktif memonitor dan memberi sanksi kepada yang melakukan pelanggaran.

"KPU serta Bawaslu kami harapkan untuk menetralisir, Karena kami menginginkan seluruh rakyat Indonesia memasuki bulan ramadhan nanti dengan fikiran dan hati yang bersih tanpa ada dendam dan permusuhan hanya karena persoalan beda pilihan," kata Rifqi.

Seperti diketahui, tensi politik antara kedua kubu yakni Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla kian meninggi. Apalagi, hari pemilihan tinggal menghitung hari. Belakangan, beberapa kampanye negatif marak dilakukan seperti lewat pemberitaan media obor rakyat yang menjelek-jelekkan Jokowi ataupun isu kasus pelanggaran HAM yang ditukangi untuk menjatuhkan Prabowo. 

Selain puasa black campaign, kedua pimpinan IMM Gowa ini juga menghimbau agar masyarakat tidak tergiur oleh politik uang. Agar pemimpin Indonesia yang terpilih kedepan tidak korupsi dan menghantarkan negara ini kearah yang lebih baik.