‘Aisyiyah: Merdeka itu Bebas dari Tuberculosis - Kolumnis

Mobile Menu

Powered by Blogger.

MARITIM

More News

logoblog

‘Aisyiyah: Merdeka itu Bebas dari Tuberculosis

Sunday, August 17, 2014

Sulawesi Selatan- Setiap individu atau komunitas masyarakat memiliki cara berbeda untuk mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan. Organisasi Perempuan ‘Aisyiyah di Sulsel memperingati hari kemerdekaan dengan memaknai kemerdekaan sebagai momentum membebaskan diri dari penyakit tuberculosis (TB). Demikian ungkap Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel, Nurhayati Azis, di Aula Panti Asuhan ‘Aisyiyah Pinrang (15/8).
“Kita tidak ingin memperingati Hari Kemerdekaan sekadar dengan melakukan hal-hal yang bersifat seremonial belaka. Kemerdekaan berarti segenap rakyat Indonesia merdeka dari berbagai penyakit, termasuk Tuberculosis,” ungkap Nurhayati, dalam kegiatan Internalisasi Advokasi penyakit TB di kalangan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Pinrang.
Kegiatan di Pinrang ini menghasilkan sejumlah kesepakatan, diantaranya komitmen untuk menyebarluaskan dan memerangi penyakit TB di ruang lingkup Muhammadiyah, baik di lingkungan pendidikan, sampai pada jamaah binaan Muhammadiyah/’Aisyiyah. Selain itu, disepakati pembentukan Komite  Daerah Penanggulangan (KDP) TB Kabupaten Pinrang.
Selepas dari Pinrang, rombongan PW ‘Aisyiyah Sulsel melanjutkan rangkaian “Tur Merdeka dari TB” dengan melakukan konsolidasi di Kabupaten Sidrap. Di Bumi Nene’ Mallomo ini, warga ‘Aisyiyah juga menyatakan komitmennya dalam melakukan pemberantasan terhadap penyakit TB dengan kesepakatan untuk memperjuangkan lahirnya Perda Penanggulangan TB.
Ketua ‘Aisyiyah Sidrap, Hj. Aryani, menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam bidang kesehatan sudah teruji. “Jadi semangat untuk mengusung lahirnya Perda Penanggulangan TB di Sidrap, Insya Allah akan berjalan lancar,” tandasnya menyahuti tantangan Ketua ‘Aisyiyah Sulsel, di Pangkajene (15/8).
Puncak peringatan Hari Kemerdekaan ‘Aisyiyah yang bertema “Merdeka dari Tuberculosis”, akhirnya dilaksanakan di Kawasan Wisata Lejja Kabupaten Soppeng, (16-17/8/2014). “Pada malam tanggal 17 ‘Aisyiyah melakukan refleksi Proklamasi dengan menggelar muhasabah, merenungkan apa yang telah kami sumbangkan untuk bangsa ini,” jelas Nurhayati Azis, Ketua ‘Aisyiyah Sulsel. 
Peringatan 69 Tahun Republik Indonesia ini dihadiri ratusan kader ‘Aisyiyah dari sejumlah Kabupaten/Kota se-Sulsel. Pada acara tersebut ‘Aisyiyah mendeklarasikan “Manifesto Kemerdekaan dari Penyakit Tuberculosis”, dengan menegaskan sejumlah agenda advokasi TB yang akan diperjuangkan oleh warga ‘Aisyiyah di Sulsel.