Rokhmin Dahuri Bersama 10 Tokoh Raih Anugerah Pemimpin Pancasila - Kolumnis

Mobile Menu

Powered by Blogger.

MARITIM

More News

logoblog

Rokhmin Dahuri Bersama 10 Tokoh Raih Anugerah Pemimpin Pancasila

Saturday, October 11, 2014
JAKARTA-Indonesiasatu Foundation untuk ke empat kalinya memberikan Anugerah Komitmen Pemimpin Pancasila kepada 10 tokoh nasional untuk konsistensi mereka dalam mewacanakan dan mengimplementasikan ideologi Pancasila dalam posisi mereka masing-masing. Kesepuluh tokoh tersebut adalah Ir. Azwar Abubakar, Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia(DPD-RI)GKR Hemas, Wakil Ketua DPD-RI, Jimmly Assiddiqie, pakar hukum tata negara, Suryo Bambang Sulisto, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Jend. TNI (Purn) Djoko Santoso, mantan Panglima TNI, Hamdan Zoelva, Ketua Mahkamah Konstitusi, Todung Mulya Lubis, Pengacara dan tokoh HAM, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Dwi Soetjipto, Presiden Direktur PT Semen Indonesia dan Ali Masykur Musa, Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan.

“ Pemimpin untuk bangsa ini harus jelas komitmennya pada Pancasila sebagai ideologi negara yang sudah diakui dunia karena Pancasila adalah roh yang menghidupi negara. Tanpa roh itu negera ini akan mati. Lebih dari itu Pancasila sebagai ideologi harusnya lebih tinggi dari demokrasi kalau demokrasi dilihat juga sebagai sebuah ideologi, “ kata Freddy Ndolu, pendiri Indonesiasatu Foundation.

Sebagai lembaga yang dibentuk dengan misi utama mencari, menemukan dan mempromosikan pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas, profesionalitas dan personalitas yang terukur dalam bingkai ideologi Pancasila, Indonesiasatu Foundation telah melalui sebuah perjalanan relatif panjang.

Freddy Ndolu menjelaskan langkah ini telah dilakukan bermula dari talk show TV, penulisan buku Most Wanted Leaders dan penerbitan majalah LIDER yang semuanya bermuara pada usaha memfungsikan Pancasila melalui pemimpin. “Semua tokoh yang diberikan Penghargaan Komitmen Pemimpin Pancasila adalah mereka yang sudah kami riset rekam jejaknya, khusus untuk kali ini, kami lakukan melalui majalah LIDER. Yang terpenting adalah bahwa penerima anugerah ini bersedia memikul beban untuk terus berusaha menghadrikan ‘roh’ Pancasila itu dimanapun mereka berada dan sesuai dengan rentang pengaruh yang dimiliki,” jelas Freddy.

Penganugerahan Komitmen Pemimpin Pancasila secara berturut-turut dilakukan di Kupang (NTT), Palangka Raya (Kalteng), Yogyakarta (Keraton Yogya) dan penganugerahan keempat ini digelar di Jakarta pada Jumat malam ( 10/10) bertepatan pula dengan ulang tahun ke-2 majalah LIDER. Acara ini turut dihadiri Sri Sultan Hamengkubwono X, Akbar Tandjung, Hajriyanto Thohari dan sederet tokok lainnya.

Kepada redaksi Ipublika, Freddy Ndolu menguraikan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS dinilai layak menerima Anugerah Komitmen Pemimpin Pancasila atas dasar pengabdian beliau dalam menegakkan nilai-nilai Pancasila khususnya dalam memperjuangkan sektor maritim menjadi pilar utama pembangunan Indonesia. Selain itu, Rokhmin dipandang sebagai sosok yang mempunyai andil dalam mewacanakan transformasi pemikiran dan langkah politik, sosial serta budaya menyongsong Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. “Perjuangan Prof. Rokhmin dalam mewarnai pembangunan kelautan bangsa ini boleh dibilang berkeringat, dimulai dari yang hanya seorang anak nelayan kemudian menjadi sosok yang paripurna dalam aspek akademis dan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang beliau punya saat menjabat sebagai menteri. Sehingga kedepan dengan pemikiran dan pengalaman beliau bisa mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim sangat dibutuhkan”. Jelas Freddy.

Inspirator dan The Star

Bersamaan dengan Anuregah Komitmen Pemimpin Pancasila ke-4, majalah LIDER yang berada dibawah payung Indonesiasatu Foundation turut memberikan Anugerah Inspirator kepada Guru Besar Bungaran Saragih, mantan Menteri Kehutanan, DR. Anhar Gonggong, sejarahwan, Salim Said, pengamat militer, Moetaryanto Poerwoaminoto, kalangan usaha, dan Gerson Poyk, sastrawan. “Penghargaan diberikan atas apa yang sudah mereka perbuat tidak hanya bagi dirinya sendiri tetapi bagi kebaikan banyak orang yang dapat menginspirasi generasi penerus untuk dapat berbuat sesuatu bagi bangsa dan negaranya,” jelas Albert Rebong, managing editor majalah LIDER.

Disamping itu lima tokoh muda, Fayakun Andriadi, Damien Dematra, Johan Gazali, Daniel Tagudedo dan Hikmanto Juwono akan menerima Anugerah The STAR sebagai tokoh mudah yang diharapkan akan membawa perubahan kedepan dalam kiprahnya masing-masing.