Mahasiswa Dilatih Lawan Narkoba - Kolumnis

Mobile Menu

Powered by Blogger.

MARITIM

More News

logoblog

Mahasiswa Dilatih Lawan Narkoba

Thursday, November 6, 2014
“Narkoba membunuh masa depan pemuda. Nalar kritis kaum muda, dibunuh oleh kecanduan terhadap narkoba. Bagaimana bisa pemuda bisa menjadi agen perubahan, jika semangat pencerahan dikalahkan semangat kegelapan karena pengaruh narkoba. Olehnya, kader IMM harus bebas dari narkoba dan mensosialisasikan bahaya narkoba. Sehingga dapat menjadi panutan bagi pemuda Indonesia.  Kegiatan ini harus diteruskan sampai di daerah”. Beni Pramula, (Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)

JAKARTA- Maraknya peredaran narkoba di kalangan generasi muda di  Indonesia mendapat perhatian khusus bagi organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Sebagai bentuk perlawanan terhadap maraknya peredaran narkoba, dan semakin banyaknya kaum muda, terutama mahasiswa yang terjerumus pada kecanduan narkoba, Lembaga Kesehatan dan Lingkungan Hidup Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (LKLH DPP IMM) melaksanakan kegiatan Advokasi Pelatihan Kader Anti Narkoba yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 03-04 November 2014 yang bertempat di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng Jakarta Pusat ini, dihadiri oleh 60 Peserta, dari 11 Provinsi.  
Afridon Rusadi Ketua LKLH DPP IMM mengatakan bahwa kegiatan dihadiri oleh perwakilan Mahasiswa Kesehatan dari berbagai kampus Muhammadiyah yang berada di 11 Provinsi di Indonesia.
“Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa kesehatan dari berbagai kampus Muhammadiyah di 11 Provinsi di Indonesia. Diharapkan, keigatan ini  bisa melahirkan kader-kader Muhammadiyah anti Narkoba yang akan menjadi garda terdepan untuk pemberantasan narkoba di seluruh pelosok Indonesia” Terang Apridon.
Hadir juga dalam Pelatihan, Brigjend Pol. Dr. Victor Pudjiadi, Direktur Advokasi BNN yang memberikan paparan tentang ‘Pencegahan, Pemberantasan, Lahgun dan Edar Gelap Narkoba’. Para peserta, sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Dalam kesempatan yang sama Susi Alfesi selaku pejabat yang mewakili BNN Pusat pada sambutan penutupan kegiatan berharap kepada DPP IMM untuk mendorong kurikulum anti narkoba  agar bisa masuk kedalam perguruan tinggi Muhammadiyah. BNN Pusat berjanji akan mengikut sertakan IMM dalam pembahasan masalah narkoba di Indonesia.
Menurut Ketua Umum DPP IMM, Beni Pramula, Kegiatan Advokasi pelatihan kader anti Narboka ini, idealnya diruntukan sampai di tingkat daerah. Karena Narkoba sangat berbahaya bagi kaum muda, khususnya Mahasiswa.

 “Narkoba membunuh masa depan pemuda. Nalar kritis kaum muda, dibunuh oleh kecanduan terhadap narkoba. Bagaimana pemuda dapat menjadi agen perubahan, jika semangat pencerahan dikalahkan semangat kegelapan karena pengaruh narkoba. Olehnya, kader IMM harus bebas dari narkoba dan mensosialisasikan bahaya narkoba. Sehingga dapat menjadi panutan bagi pemuda Indonesia.  Kegiatan ini harus diteruskan sampai di daerah,” tegas Beni. (PR)

Sumber Foto : www.daradaeng.com